Pencarian

Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura Usul Percepatan Pemerataan Digital ke BNPP, 207 Titik di 7 Kabupaten Kota Masih Blankspot

Rabu, 15 Juli 2026 • 21:08:55 WIB
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura Usul Percepatan Pemerataan Digital ke BNPP, 207 Titik di 7 Kabupaten Kota Masih Blankspot
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura menyampaikan usulan percepatan pemerataan digital kepada Sekretaris BNPP di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

TANJUNGPINANG — Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura menyampaikan usulan percepatan pemerataan digital langsung kepada Sekretaris BNPP Komjen Pol Makhruzi Rahman di Jakarta, Selasa (14/7/2026). Dalam dokumen resmi yang dipaparkan, tercatat 207 lokasi blankspot total maupun parsial yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota. Kondisi ini dinilai membuat Kepri belum sepenuhnya merdeka secara komunikasi.

207 Titik Blankspot di Tujuh Daerah

Berdasarkan data yang dihimpun Pemprov Kepri, 207 titik tersebut terdiri dari area tanpa sinyal sama sekali hingga wilayah dengan cakupan lemah. Kabupaten Lingga, Natuna, dan Kepulauan Anambas menjadi daerah dengan konsentrasi blankspot tertinggi. “Ini menjadikan Provinsi Kepulauan Riau belum merdeka secara komunikasi dikarenakan keterbatasan sinyal,” kata Wagub Nyanyang dalam paparannya.

Tiga Langkah Percepatan Digital yang Diusulkan

Dalam audiensi tersebut, Wagub Nyanyang mengajukan tiga strategi utama. Pertama, pembangunan menara BTS baru di pemukiman blankspot. Kedua, peningkatan kapasitas jaringan ke 4G/5G pada infrastruktur yang sudah tersedia. Ketiga, penyediaan akses internet berbasis satelit untuk layanan publik di wilayah terpencil dan terluar. “Dengan langkah-langkah yang kami ambil, kami mengusulkan untuk melakukan percepatan pemerataan digital,” ujarnya.

Kaitan dengan Program Desa Nelayan Merah Putih

Usulan ini juga terkait langsung dengan program unggulan pemerintah pusat, Desa Nelayan Merah Putih. Di wilayah pesisir Kepri, kebutuhan sinyal GSM dan internet menjadi syarat mutlak untuk mengoperasikan cool storage dan sistem logistik perikanan. Tanpa jaringan komunikasi yang stabil, program tersebut dinilai sulit berjalan optimal.

Respon BNPP: Fokus pada Kelistrikan dan Rute Penerbangan Baru

Sekretaris BNPP Komjen Pol Makhruzi Rahman menyambut positif usulan tersebut. Ia menekankan pentingnya penanganan rasio elektrifikasi yang beriringan dengan pembangunan infrastruktur telekomunikasi. “Begitu pula sebaliknya. Dengan ini akan digagas pembangunan dan penguatan infrastruktur yang saling mendukung,” katanya.

Makhruzi juga langsung menugaskan deputi terkait untuk menindaklanjuti masalah coverage sinyal ke kementerian teknis di pusat. Selain itu, ia menggagas rute penerbangan baru lintas batas. “Untuk masalah konektivitas antarwilayah, saya menggagas rute penerbangan antarwilayah Malaysia dan Indonesia, yaitu Serasan-Anambas-Kuching-Sambas,” ujar Makhruzi.

Tekanan Digital dari Negara Tetangga

Posisi geografis Kepri yang bersebelahan langsung dengan Singapura—salah satu pusat ekonomi dan digital global—menjadi tekanan tersendiri. Pemerintah daerah menilai kesenjangan infrastruktur digital dengan negara tetangga harus segera ditutup. Penguatan sinyal hingga 4G/5G diyakini bisa memacu pertumbuhan ekonomi digital, terutama bagi UMKM dan sektor pariwisata agar mampu memanfaatkan peluang pasar internasional.

Langkah ini sejalan dengan Misi Keempat Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau periode 2025-2030, yaitu “Melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Terbuka, Berbasis Teknologi Informasi dan Berorientasi Pelayanan.”

Bagikan
Sumber: vnews.click

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks