Pencarian

Evident Institute: Dialog Pemerintah Berhasil, tapi Daya Beli Masih Tertekan

Kamis, 22 Oktober 2026 • 09:07:31 WIB
Evident Institute: Dialog Pemerintah Berhasil, tapi Daya Beli Masih Tertekan
Kajian Evident Institute menilai dialog pemerintah berhasil, namun daya beli masyarakat masih tertekan.

KEPULAUAN RIAU — Lembaga riset independen Evident Institute menilai pendekatan dialog dalam komunikasi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka telah menghasilkan sejumlah capaian kebijakan. Namun, tekanan ekonomi yang dirasakan sebagian masyarakat masih menjadi tantangan yang belum terselesaikan. Kajian dua tahun komunikasi pemerintahan itu mendorong perluasan dialog dengan dunia usaha dan penguatan kebijakan ekonomi untuk menjaga daya beli serta mendorong penciptaan lapangan kerja.

Head of Research Evident Institute Antonius Ivan Sudibyo menyampaikan hasil kajian tersebut dalam keterangan di Jakarta, Rabu (14/10/2026). Kajian itu menyoroti proses dialog antara pemerintah, DPR, serikat pekerja, dan asosiasi pengusaha dalam pembahasan Undang-Undang Pelindungan Ketenagakerjaan yang baru disahkan.

Evident Institute juga menilai Peraturan Presiden tentang pelindungan pengemudi ojek daring sebagai contoh dialog antara pemerintah, pengemudi, dan perusahaan aplikator dalam menghasilkan kebijakan. Regulasi itu mengatur peningkatan porsi pendapatan pengemudi.

Kepuasan Publik dan Program MBG

Menurut kajian lembaga tersebut, tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah tetap tinggi. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut sebagai salah satu program yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Evident Institute mencatat tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah tetap tinggi, dengan Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut sebagai salah satu program yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Antonius.

Pelaku Usaha Masih Menahan Perkrutan

Di sisi lain, kajian tersebut mencatat sebagian pelaku usaha masih menahan perekrutan karyawan baru. Kondisi itu terjadi mulai dari sektor manufaktur hingga perusahaan rintisan (startup) di tengah fluktuasi nilai tukar dan keterbatasan pendanaan.

Sejumlah kredit perbankan yang telah disetujui juga belum sepenuhnya disalurkan. Evident Institute menilai indikasi tersebut menunjukkan pemulihan aktivitas sektor riil masih membutuhkan waktu.

Rumah Tangga Beralih ke Pinjaman Daring

Pada tingkat rumah tangga, sebagian masyarakat dilaporkan semakin mengandalkan pinjaman daring (pindar) dan pembiayaan gadai. Dana itu dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan mendesak.

Evident Institute menilai kelompok tersebut perlu mendapat perhatian melalui mekanisme jaring pengaman sosial yang lebih tepat sasaran. Lembaga itu menegaskan kondisi mereka tidak mewakili keseluruhan masyarakat.

Rekomendasi ke Pemerintah

Kajian dua tahun komunikasi pemerintahan itu mendorong perluasan dialog dengan dunia usaha. Evident Institute juga menekankan penguatan kebijakan ekonomi untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong penciptaan lapangan kerja.

Bagi pelaku pasar, temuan ini memberi sinyal bahwa stabilitas politik dan komunikasi pemerintah dinilai positif, tetapi transmisi ke sektor riil belum merata. Kalangan pengusaha disebut masih menunggu kepastian nilai tukar dan akses pendanaan sebelum kembali memperluas kapasitas usaha.

Follow batamdaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks